Dampak Negatif Sampah Anorganik

Dampak Negatif Sampah Anorganik

Sampah anorganik merupakan salah satu sampah yang paling banyak jumlahnya di dunia. Sampah anorganik merupakan sampah yang dari benda buatan manusia. Berbeda dengan sampah organik yang merupakan sampah yang alami yang berasal dari alam, sampah anorganik merupakan sampah yang paling banyak jumlahnya karena memang kebanyakan bekas dari konsumsi manusia.

Misalnya, kemasan makanan yang terbuat dari plastik, kemasan minuman seperti botol plastik, kantong kresek, dll, itu semua akan menjadi sampah anorganik ketika sudah tidak terpakai.

Sampah anorganik jelas sangat berbahaya bagi lingkungan. Apabila sampah anorganik dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan yang benar maka akan bisa mengakibatkan yang namanya pencemaran lingkungan.

Dampak Negatif Sampah Anorganik

Masalah Sampah di Lautan Semakin Buruk

Lingkungan yang tercemar oleh sampah anorganik akan menimbulkan dampak negatif yang baru. Dampak yang ditimbulkan seperti adanya wabah penyakit seperti muntaber, penyakit kulit, dan penyakit dalam. Selain itu, sampah anorganik seperti sampah plastik sangat berpotensi untuk menyumbat saluran air di tanah. Kita tau sendiri banyak sekali saluran air yang tersumbat karena sampah dan akibatnya banjir terjadi. Ini adalah hal yang tentunya sangat merugikan karena seharusnya tidak terjadi.

Penyebab adanya sampah yang mengakibatkan pencemaran dan bencana pasti karena adanya kelalaian manusia. Masih banyak yang membuang sampah sembarangan dan akibatnya itu lah yang terjadi.

Tidak hanya di daratan saja, di lautan pun nyatanya banyak sampah yang mengambang. Lagi – lagi sampah plastik yang banyak ada di lautan. Bahkan saking banyaknya sampah di lautan membuat banyak hewan laut yang terperangkap dan terjerat oleh sampah plastik yang ada di lautan.

Tidak jarang juga banyak ikan laut yang terpaksa memakan sampah karena mereka tidak bisa membedakan mana makanan dan mana sampah ketika banyak sampah yang mengambang. Akibatnya nanti pasti akan terkena manusia juga. Saat manusia mengkonsumsi ikan tersebut dan ternyata didalam tubuh ikan tersebut terdapat partikel sampah plastik yang sangat kecil tentu lama – kelamaan akan menimbulkan penyakit. Tak heran berbagai penyakit dalam seperti kanker, tumor, dan penyakit dalam lainnya kerap menyerang manusia.

Sebagai orang yang peduli akan lingkungan, kita sangat wajib untuk menjaga lingkungan kita supaya tidak terjadi yang namanya pencemaran dengan menyediakan tempat sampah fiber.

Mulai dari sekarang kita harus membuang kebiasaan buruk buang sampah sembarangan, dan mulai tertib buang sampah pada tempatnya dan sesuai dengan jenisnya. Tapi alangkah baiknya juga apabila kita bisa mengurangi sampah supaya pertumbuhan jumlah sampah setiap harinya tidak terlalu banyak.

Sampah Daur Ulang Menjadi Solusi Terbaik

Daur ulang sampah anorganik juga perlu kita lakukan untuk bisa memanfaatkan kembali sampah yang tidak terpakai. Sampah anorganik adalah salah satu jenis sampah yang sangat berpotensi untuk didaur ulang. Berbagai produk kerajinan tangan bisa dibuat dari sampah anorganik. Selain bisa untuk menjadi koleksi sendiri, kerajinan tangan dari sampah anorganik juga sangat berpotensi untuk dijual ke pasaran. Sudah banyak yang melakukan hal ini dan nyatanya memang peminatnya pun banyak.

Beberapa orang telah berhasil menjangkau pasar internasional untuk produk hasil daur ulang sampah. Artinya, selain memang daur ulang itu bisa membantu memanfaatkan kembali sampah, nyatanya juga bisa dijadikan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Sekarang saat nya kamu juga berperan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain kita harus terus memperbaiki kebiasaan untuk menjaga lingkungan, kita juga harus turut mengajak orang lain dan mengedukasinya mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat