Tempat Penghasil Limbah Atau Sampah Anorganik

Tempat Penghasil Limbah Atau Sampah Anorganik

Saat ini tempat yang menghasilkan limbah memang sangat banyak. Apalagi jika sudah berbicara soal sampah anorganik sudah pasti hampir semua tempat mungkin memang menghasilkan sampah yang satu ini. Sampah anorganik merupakan sampah yang jumlahnya paling banyak di dunia ini. Sampai sekarang saja, masalah soal pengelolaan sampah yang satu ini belum selesai – selesai. Banyak negara yang masih mengupayakan supaya mereka bisa mengelola sampah anorganik di negara nya sendiri. Bahkan ada juga beberapa negara yang mengimpor sampah dalam negerinya ke negeri lain karena memang debit sampah yang terlalu banyak pertumbuhannya dan tidak bisa dikelolan sendiri.

Kebanyakan memang sampah anorganik itu berasal dari konsumsi manusia. Ya karena banyaknya konsumi manusia yang sangat banyak memang jelas membuat pertumbuhan sampah ini pun menjadi sangat banyak. Namun tentu bukan itu yang menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah sampah anorganik yang berserakan di lingkungan.

Tempat Penghasil Limbah Atau Sampah Anorganik

Ya berapapun jumlah sampah anorganik yang meningkat apabila semuanya ada di tempat yang benar yaitu di TPA, tentu bukanlah menjadi masalah yang besar. Saat ini banyak sekali sampah anorganik yang berada seperti di sungai, di jalanan, di taman, di lingkungan perumahan, di halaman perkantoran dan di banyak tempat lainnya yang pasti bukan seharusnya. Akibatnya jika sudah begitu maka sampah tersebut malah akan membuat yang namanya pencemaran lingkungan. Nah ini lah yang ditakutkan oleh banyak orang yaitu soal pencemaran.

Pencemarah Lingkungan Limbah Semakin Marak

Dampak pencemaran yang diakibatkan oleh sampah memang banyak sekali. Selain makhuk hidup yang akan terkena dampaknya, unsur alam seperti tanah, air, bahkan hingga udara pun akan ikut terkena dampaknya. Apabila tanah sudah tercemar oleh zat kimia berbahaya yang dihasilkan oleh sampah maka sudah pasti akan mengakibatkan tanah menjadi tidak subur. Tanaman apapun yang berada di atas tanah yang tidak subur pasti akan sulit untuk tumbuh dan berkembang.

Untuk air, jelas ketika air sudah tercemar oleh sampah anorganik selain air tersebut menjadi tidak bisa digunakan oleh manusia, tempat sampah fiber hewan bahkan tumbuhan, tiap kehidupan yang ada di dalam air tersebut juga akan ikut mati. Contoh yang paling nyata adalah pencemaran sampah di lautan. Fakta yang terjadi hari ini adalah banyak sampah plastik yang mencemari lautan. Dan parahnya Indonesia adalah negara kedua sebagai negara yang paling banyak membuang sampah ke lautan.

Udara pun pada akhirnya akan ikut tercemar, karena banyak juga masyarakat yang mengelola sampah dengan cara dibakar. Padahal ini adalah cara yang salah karena justru asap yang ditimbulkan oleh sampah yang dibakar juga berbahaya. Selain itu juga ini bisa mengganggu penerbangan.

Limbah Merusak Lingkungan

Oleh karena itu, sampah anorganik memang tidak boleh dianggap sebelah mata. Keberadaannya sudah pasti ada di sekitar kita dan pertumbuhannya bisa terjadi setiap hari. Selama manusia masih melakukan aktifitas, selama itu juga memang sampah anorganik ini akan dihasilkan. Makanya kita memang tidak bisa menghilangkan sampah ini. Yang bisa kita lakukan adalah mengelolanya baik itu dengan cara daur ulang, atau dengan cara tertib membuang sampahnya, atau bahkan dengan cara mengurangi beberapa sampah yang memang bisa dikurangi.

Apabila sampah anorganik sudah dapat terkelola dengan benar dan baik maka sudah pasti yang namanya pencemaran lingkungan akan terminimalisir bahkan tidak ada. Dengan begitu kehidupan akan lebih nyaman di jalani dan kesehatan masyarakat juga bisa lebih mudah terjamin

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat